Pantaskah Saya Disebut Sebagai Blogger?

Pantaskah
Saya Disebut Sebagai Blogger?
Ya, pertanyaan inilah yang sering terbersit dalam benak saya
ketika mulai aktif didunia blogging. Sebagai gambaran, saya pertama kali
membuat blog pada tahun 2010, waktu itu hanya iseng, postingan juga tidak rutin
bahkan bisa dibilang bukan kategori postingan.
Setelah 4 tahun berlalu
tepatnya pertengahan tahun 2014, saya mulai berpikir untuk memulainya kembali. Saat
itulah timbul motivasi yang tinggi untuk ngeblog, karena berpikir bahwa blog
dapat menyalurkan hobi membaca dan menulis.
Kilas
Balik

Mulailah saya menulis,
yang isinya asal dan tidak menunjukan identitas sebagai tulisan. Artikel pertama
ditahun 2014 yang saya tulis berjudul Rejeki
Dibalik Tanah Dan Air
, isinya kira-kira menceritakan bahwa sumber
rejeki itu bisa berasal dari manapun termasuk di balik tanah dan air.
Sampai saat ini, artikel yang
telah di posting dalam blog Catatan
Inspirasi
berjumlah 182 artikel (tidak termasuk artikel ini ya). Tergolong sedikit jika dibandingkan dengan
usia blog yang memasuki usia 5 tahun.
Jika melihat dari
perjalannya, Blog Catatan Inspirasi telah mengalami banyak perubahan, baik Nama,
Deskripsi & URL Blog, Template, Label, maupun tujuannya. Karena telalu banyak
perubahan, saya sendiri tidak mampu lagi untuk menghitungnya, lagian tak
penting-penting amat si untuk dihitung.
Internet: Blogger?

Demikian pula sumber
penulisan, sangat beragam bahkan diawal blogging, masih ada artikel copas. Maklum
masih pemula….”sebuah alasan pembenaran” yang selalu di jadikan sebagai
pedoman.
Setelah mulai aktif
blogging, mulailah melirik blog untuk mendulang receh, dan mendaftar menjadi
publisher google adsense. Aktivitas ini hanya berjalan sekitar 3 bulan dan
belum sempat menikmati hasilnya, akun google adsense pun di nonaktifkan. Sampai
saat ini, pendaftaran sudah dilakukan sebanyak 10 kali dan selalu di
nonaktifkan. “mungkin bukan jalannya kesini”.
Setelah kesempatan menjadi
publisher hilang, kembali mencoba menyediakan jasa Job Review, hasilnya pun
sampai sekarang tidak ada order. Akhirnya semangat untuk blogging sempat drop
karena kesibukan bekerja, dan jauh dari tempat kerja sangat menyita waktu. Belum
lagi harus berkumpul bersama keluarga dirumah, rasanya sayang sekali untuk
digunakan yang lain.

Diawal tahun 2015, kembali
fokus untuk blogging karena dirasakan waktu mulai terasa longgar dan mulailah
melirik aktivitas posting dan blogwalking. Hasilnya lumayan menambah semangat
dan tentunya menambah banyak teman sesama blogger.
Nah, setelah melakukan
meditasi singkat akhirnya saya putuskan untuk melakukan blogging dengan
menggunakan waktu senggang dirumah. Luangkan waktu selama 1 jam untuk bergelut
di dunia blogging.
Kini aktivitas sudah mulai
kembali padat, namun orientasi blogging sesunggunya tidak sekedar uang. Karena terlalu
berorientasi pada uang dapat menyebabkan semangat untuk blogging mudah drop,
lebih baik berjalan seperti air mengalir. Bila ada ide, langsung digarap dan
posting.
Kesimpulan

Setelah melakukan meditasi
(kembali meditasi untuk mencari inspirasi) didapatlah sebuah kesimpulan untuk
aktivitas blogging.

Blogging adalah hobi,
latihan, serta sarana untuk berkomunikasi. Jangan telalu menganggap bahwa
blogging itu mudah untuk dilakukan, ada banyak aspek yang perlu kita pertimbangkan,
diantaranya pengorbanan waktu.

Jangan terlalu
berorientasi pada uang yang akan dihasilkan dari blog baik menjadi publisher,
job review, maupun jasa lainnya. Karena jika gagal mewujudkannya Anda akan
merasa kehilangan sebagian dari jati diri sebagai seorang blogger. 

Sebelum memutuskan untuk
aktif didunia blogging, rencanakan dengan baik blog yang akan dikelola agar semangat
tidak putus ditengah jalan dan kehabisan stok ide. Pilihlah topik yang paling
Anda kuasai, agar Anda semakin enjoy dalam melakukannya. Selain itu buatlah
aktivitas blogging semenarik mungkin dengan cara menuliskan apa yang telintas
di dalam pikiran kita.

Setelah aktif dalam dunia
blogging camkanlah pertanyaan berikut ini baik-baik dalam hati kita dan jawab pula
dalam hari kita masing-masing.
Orang yang aktif dalam
sosmed Facebook disebut sebagai facebooker, aktif ngetwit, disebut sebagai
twitter, aktif diforum kaskus disebut kaskuser.
Lantas, Kita semua yang
hingga saat ini aktif blogging, Pantaskan Saya Disebut Sebagai Blogger?
Untuk menjawab pertanyaan
ini, Saya tunggu Anda melalui kolom komentar atau Anda bisa
memposting sebuah artikel sejenis, lalu beritahu saya link postingannya agar saya bisa
belajar dari postingan Anda.

Salam by Admin Catatan
Inspirasi
Iklan

Melalui ebook ini, Kamu akan belajar Komunikasi Keuangan dengan Mudah Secara Visual.

102 Replies to “Pantaskah Saya Disebut Sebagai Blogger?

  1. Bingung saya kang harus berkomentar seperti apa 🙂 . Maklumlah saya masih blogger pemula , aktif dan terjun didalam dunia blogging inipun blm nyampe 6 bulan :D, ,
    Tapi menurut saya , syah2 saja siy kang setidaknya kita membuat blog itu tujuannya untuk apa ? apa buat blog pribadi atau buat mencari recehan dollar hehhee,
    ikut nyimak dulu deh dari mastah2 blogger 🙂

  2. kalau saya pribadi menggunakan Blogger sebagai sarana untuk meluangkan waktu di kala penat dgn segala pekerjaan pak, untuk refresing dan menambah wawasan serta pengalaman juga, jdi gak tau apakah saya pantas disebut blogger atau tidak 🙂

  3. kalau saya bukan bloger, menulispun tak pandai, cuma ibu rumah tangga biasa, artikelpun masih separuh jumlah disini.. belajar ngblog juga baru beberapa bulan, tapi tujuannya lurus dan tak akan belok, moga kedepannya bisa saling membantu..

  4. saya dong bukan blogger tapi banyak dapet temen yang asyik di blog. beneran saya mendapat banyak ketulusan yang bikin nyess di hati. makanya saya betah banget nih udah 5 tahun eksis, dan saya masih menganggap diri saya ini bukan blogger. nyantai aja, yang penting asyik

  5. Disebut blogger atau ngak bagi saya tetap ajah ngeblog, karena sekedar berbagi dan memberi inspirasi… Bilapun disebut saya sampaikan terima kasih yang jelas ilmu dan kemampuan masih jauh dari para SUHU dan Mas Tah wkwkwk

  6. saya rasa,siapapun ,sudah beralamapun ,dan sebagainya bagi yang punya blog pasti julukanya adalag "Blogger",untuk pantas atau tidaknya terserah yang menilai saja,yang terpenting kita nulis dengan sungguh-sungguh dan niatnya ingin bergagi,lah blog saya sendiri juga masih berantakan,hahaha,,,kalau menurut saya sih blog ini sudah layak tayang,dan perlu diperhitungkan di jagad perbloggeran hehehe

  7. kalo menurut saya sudah pantes kok mas, soalnya mas daniel sudah lama memakan asam garam dalam dunia blogging. buktinya sudah 10 kali di sayang sama om google…:)
    Semangat ya mas, jangan terpaku dengan pantas atau tidaknya jadi seorang blogger, yang penting terus berkarya

  8. kalau punya blog maka otomatis namanya juga blogger mas.

    saya malah tertarik dengan kesimpulan nomer 2 jangan terlalu berorientasi pada uang.itu memang bener.karena dapet uang dari blog tidak bisa dilakukan dgn instant,kalau blog udah mapan saya yakin uang akan datang

  9. Haruskah ada pertanyaan itu? Selama ini Saya sih bodh aja mo saya bisa di sebut bloger mo tidak ga pernah jadi masalah, bila mau dan ada waktu posting walau sebenarnya tulisan asal saja..

    1. bagi saya sebenarnya ini hanya sebagai pancingan aja untuk sobat2 blogger….sebelum meluncurkan artikel ini saya lakukan sedikit riset, jadi munculah artikel ini…..biar lebih kontroversi hati gitu"versi vicky"

  10. Haruskah ada pertanyaan itu? Selama ini Saya sih bodh aja mo saya bisa di sebut bloger mo tidak ga pernah jadi masalah, bila mau dan ada waktu posting walau sebenarnya tulisan asal saja..

    1. di blokirnya karena dianggap klik tidak valid…pada waktu itu saya tak sengaja klik sendiri karena sedang lelet jaringan jadi kepencet….tu iklan, lepas itu selalu di nonaktifkan setelah tayang 1 hari, tragis kan mas?

  11. kita masih dikategorikan sebagai blogger utk pantas atau tidaknya trgantung penilaian org juga mas.kaya nya mas pantes deh 😀
    yg pantas disebut blogger mungkin yang sering posting dan saling mengunjungi blogger lain.hehe
    pendapat saya sih mas

  12. Kalau ada blog & selalu diupdate dengan cerita yang bagus mmg boleh digelar blogger..cuma blogger dlm kategori apa? Blogger lifestyle, parenting, travel, food, bikin duit…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *