Bagaimana Menerapkan Prinsip pada Buku Think and Grow Rich karya Napoleon Hill dalam Kehidupan Sehari-hari

Buku Think and Grow Rich karya Napoleon Hill adalah salah satu buku motivasi terlaris sepanjang masa. Buku ini berisi 13 prinsip sukses yang didasarkan pada penelitian Hill selama lebih dari 20 tahun terhadap lebih dari 500 orang yang telah mencapai kekayaan dan kesuksesan dalam berbagai bidang. Buku ini juga memperkenalkan konsep positive thinking, yaitu kekuatan pikiran untuk menciptakan kenyataan.

Namun, bagaimana cara menerapkan 13 prinsip ini dalam kehidupan sehari-hari? Apakah prinsip-prinsip ini masih relevan di era digital saat ini? Bagaimana cara mengubah pola pikir, perilaku, dan kebiasaan kita agar sesuai dengan prinsip-prinsip ini? Artikel ini akan mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan memberikan beberapa tips dan contoh yang dapat Anda lakukan untuk menerapkan 13 prinsip pada buku Think and Grow Rich dalam kehidupan sehari-hari.

1. Desire: Keinginan yang Kuat dan Tidak Pernah Menyerah

Prinsip pertama adalah desire, yaitu keinginan yang kuat dan tidak pernah menyerah untuk mencapai tujuan yang Anda inginkan. Tanpa desire, Anda tidak akan memiliki motivasi, arah, atau tindakan yang diperlukan untuk meraih sukses. Untuk memiliki desire yang kuat, Anda perlu melakukan hal-hal berikut:

  • Tentukan tujuan Anda dengan jelas dan terukur. Anda harus tahu apa yang Anda inginkan, berapa banyak yang Anda inginkan, dan kapan Anda ingin mencapainya1.
  • Tentukan apa yang Anda bersedia berikan atau korbankan untuk mencapai tujuan Anda. Anda harus menyadari bahwa tidak ada yang gratis dalam hidup, dan Anda harus rela bekerja keras, belajar, dan menghadapi tantangan untuk mendapatkan apa yang Anda inginkan1.
  • Buat rencana yang jelas dan terstruktur untuk mencapai tujuan Anda. Anda harus memiliki langkah-langkah yang konkret, logis, dan realistis yang dapat Anda lakukan untuk menuju tujuan Anda1.
  • Lakukan tindakan yang sesuai dengan rencana Anda. Anda harus mulai sekarang, tanpa menunda-nunda atau mencari alasan, untuk menjalankan rencana Anda. Anda harus konsisten, disiplin, dan bertanggung jawab atas tindakan Anda1.
  • Ulangi pernyataan tujuan Anda setiap hari. Anda harus membaca, mengucapkan, atau menulis tujuan Anda setiap pagi dan malam, dengan penuh keyakinan dan emosi. Anda harus membayangkan dan merasakan diri Anda sudah memiliki apa yang Anda inginkan1.

Contoh: Anda ingin memiliki penghasilan 100 juta rupiah per bulan dari bisnis online Anda dalam waktu satu tahun. Anda bersedia menghabiskan waktu, uang, dan energi untuk belajar, beriklan, dan berinovasi. Anda membuat rencana yang meliputi produk, target pasar, strategi pemasaran, dan evaluasi. Anda mulai menjalankan rencana Anda dengan membuat website, mengunggah produk, dan berpromosi. Anda membaca pernyataan tujuan Anda setiap hari dengan penuh semangat dan antusiasme.

2. Faith: Keyakinan dan Kepercayaan Diri

Prinsip kedua adalah faith, yaitu keyakinan dan kepercayaan diri bahwa Anda dapat mencapai tujuan Anda, dan bahwa tujuan Anda adalah sesuatu yang mungkin dan layak untuk diwujudkan. Tanpa faith, Anda akan mudah terpengaruh oleh pikiran-pikiran negatif, keraguan, atau ketakutan yang dapat menghambat Anda. Untuk memiliki faith yang kuat, Anda perlu melakukan hal-hal berikut:

  • Hilangkan pikiran-pikiran negatif yang dapat merusak keyakinan Anda. Anda harus menghindari atau mengabaikan orang-orang, situasi, atau informasi yang dapat membuat Anda merasa tidak mampu, tidak pantas, atau tidak beruntung2.
  • Gantikan pikiran-pikiran negatif dengan pikiran-pikiran positif yang dapat membangun keyakinan Anda. Anda harus mengisi pikiran Anda dengan orang-orang, situasi, atau informasi yang dapat membuat Anda merasa mampu, pantas, dan beruntung2.
  • Lakukan afirmasi diri secara rutin. Afirmasi diri adalah pernyataan positif yang Anda ucapkan kepada diri Anda sendiri untuk meningkatkan kepercayaan diri, motivasi, dan kesejahteraan Anda. Afirmasi diri dapat membantu Anda untuk mengubah pola pikir Anda dari yang statis menjadi dinamis, dari yang terbatas menjadi tak terbatas, dan dari yang pesimis menjadi optimis3.
  • Visualisasikan diri Anda sudah mencapai tujuan Anda. Visualisasi adalah teknik mental yang Anda gunakan untuk membayangkan dan merasakan diri Anda sudah memiliki apa yang Anda inginkan. Visualisasi dapat membantu Anda untuk menarik hal-hal positif ke dalam hidup Anda melalui hukum tarik-menarik3.

Contoh: Anda ingin memiliki penghasilan 100 juta rupiah per bulan dari bisnis online Anda dalam waktu satu tahun. Anda menghapus pikiran-pikiran negatif seperti “Saya tidak bisa”, “Saya tidak layak”, atau “Saya tidak beruntung”. Anda menggantinya dengan pikiran-pikiran positif seperti “Saya bisa”, “Saya layak”, atau “Saya beruntung”. Anda melakukan afirmasi diri seperti “Saya memiliki kemampuan dan potensi untuk mencapai tujuan saya”, “Saya percaya pada diri saya dan tujuan saya”, atau “Saya sukses dan kaya”. Anda visualisasikan diri Anda sudah memiliki penghasilan 100 juta rupiah per bulan, dengan gaya hidup, kebahagiaan, dan kepuasan yang Anda inginkan.

3. Autosuggestion: Pengaruh Pikiran pada Pikiran

Prinsip ketiga adalah autosuggestion, yaitu pengaruh pikiran pada pikiran, atau cara Anda berkomunikasi dengan pikiran bawah sadar Anda. Pikiran bawah sadar Anda adalah sumber daya, kreativitas, dan intuisi Anda. Pikiran bawah sadar Anda juga dapat mempengaruhi perilaku, kesehatan, dan keberuntungan Anda. Untuk memanfaatkan kekuatan pikiran bawah sadar Anda, Anda perlu melakukan hal-hal berikut:

  • Gunakan kata-kata yang positif, jelas, dan spesifik saat berbicara dengan diri sendiri. Anda harus menghindari kata-kata yang negatif, samar, atau umum, karena mereka dapat menimbulkan kerancuan, ketidakpastian, atau kebingungan4.
  • Ulangi pernyataan-pernyataan positif yang Anda inginkan secara terus-menerus. Anda harus mengulangi pernyataan-pernyataan positif yang Anda inginkan secara terus-menerus, baik secara lisan maupun tulisan, sampai mereka menjadi bagian dari pikiran bawah sadar Anda4.
  • Gunakan emosi yang kuat saat berbicara dengan diri sendiri. Anda harus menggunakan emosi yang kuat, seperti cinta, gembira, atau bersemangat, saat berbicara dengan diri sendiri, karena mereka dapat meningkatkan efektivitas dan kecepatan pengaruh pikiran Anda4.
  • Lakukan autosuggestion pada saat-saat yang tepat. Anda harus melakukan autosuggestion pada saat-saat yang tepat, yaitu saat pikiran Anda dalam keadaan santai, tenang, dan terbuka, seperti sebelum tidur, sesudah bangun, atau saat meditasi4.

Contoh: Anda ingin memiliki penghasilan 100 juta rupiah per bulan dari bisnis online Anda dalam waktu satu tahun. Anda menggunakan kata-kata yang positif, jelas, dan spesifik, seperti “Saya memiliki penghasilan 100 juta rupiah per bulan dari bisnis online saya dalam waktu satu tahun”. Anda mengulangi pernyataan ini secara terus-menerus, baik secara lisan maupun tulisan, sampai Anda percaya dan yakin. Anda menggunakan emosi yang kuat, seperti gembira, bangga, atau bahagia, saat mengucapkan atau menulis pernyataan Anda, karena mereka dapat meningkatkan efektivitas dan kecepatan pengaruh pikiran Anda. Anda melakukan autosuggestion pada saat-saat yang tepat, yaitu saat pikiran Anda dalam keadaan santai, tenang, dan terbuka, seperti sebelum tidur, sesudah bangun, atau saat meditasi.

4. Specialized Knowledge: Pengetahuan dan Keterampilan yang Spesifik dan Berharga

Prinsip keempat adalah specialized knowledge, yaitu pengetahuan dan keterampilan yang spesifik dan berharga yang dapat Anda gunakan untuk mencapai tujuan Anda. Tanpa specialized knowledge, Anda tidak akan memiliki kompetensi, kredibilitas, atau nilai tambah yang dapat membedakan Anda dari orang lain. Untuk memiliki specialized knowledge yang kuat, Anda perlu melakukan hal-hal berikut:

  • Tentukan bidang atau topik yang Anda minati, kuasai, atau ingin pelajari. Anda harus memilih bidang atau topik yang sesuai dengan tujuan, bakat, atau passion Anda, dan yang memiliki permintaan atau potensi di pasar.
  • Cari sumber-sumber pengetahuan yang berkualitas, terpercaya, dan terbaru. Anda harus mencari sumber-sumber pengetahuan yang dapat memberikan Anda informasi, wawasan, atau inspirasi yang berguna, akurat, dan relevan. Anda bisa mencari sumber-sumber pengetahuan dari buku, artikel, video, podcast, kursus online, atau mentor.
  • Pelajari, pahami, dan terapkan pengetahuan yang Anda dapatkan. Anda harus belajar pengetahuan yang Anda dapatkan dengan tekun, kritis, dan kreatif. Anda harus memahami konsep, prinsip, atau teori yang ada di balik pengetahuan tersebut. Anda juga harus menerapkan pengetahuan tersebut dalam praktik, eksperimen, atau proyek yang dapat membantu Anda mencapai tujuan Anda.
  • Tingkatkan dan perbarui pengetahuan Anda secara terus-menerus. Anda harus menyadari bahwa pengetahuan adalah sesuatu yang dinamis, tidak statis, dan selalu berkembang. Anda harus selalu mencari, belajar, dan mengikuti perkembangan terbaru di bidang atau topik yang Anda pilih. Anda juga harus selalu mencari cara untuk meningkatkan atau memperbaiki pengetahuan Anda.

Contoh: Anda ingin memiliki penghasilan 100 juta rupiah per bulan dari bisnis online Anda dalam waktu satu tahun. Anda memilih bidang atau topik yang Anda minati, yaitu desain grafis. Anda mencari sumber-sumber pengetahuan yang berkualitas, terpercaya, dan terbaru, seperti buku, artikel, video, podcast, kursus online, atau mentor yang berhubungan dengan desain grafis. Anda belajar, memahami, dan menerapkan pengetahuan yang Anda dapatkan, seperti konsep, prinsip, atau teori desain grafis, dan membuat karya-karya desain grafis yang menarik, unik, dan profesional. Anda meningkatkan dan memperbarui pengetahuan Anda secara terus-menerus, seperti mengikuti perkembangan terbaru, tren, atau gaya desain grafis, dan mencari cara untuk meningkatkan atau memperbaiki karya-karya desain grafis Anda.

5. Imagination: Imajinasi dan Kreativitas

Prinsip kelima adalah imagination, yaitu imajinasi dan kreativitas yang dapat Anda gunakan untuk menciptakan, mengembangkan, atau memperbaiki ide, produk, atau layanan yang dapat membantu Anda mencapai tujuan Anda. Tanpa imagination, Anda tidak akan memiliki inovasi, diferensiasi, atau solusi yang dapat membuat Anda unggul dari orang lain. Untuk memiliki imagination yang kuat, Anda perlu melakukan hal-hal berikut:

  • Stimulasi imajinasi Anda dengan berbagai sumber inspirasi. Anda harus menstimulasi imajinasi Anda dengan berbagai sumber inspirasi, seperti alam, seni, musik, film, buku, atau orang-orang yang kreatif. Anda juga harus membuka diri Anda terhadap berbagai pengalaman, informasi, atau sudut pandang yang dapat memperkaya wawasan dan perspektif Anda.
  • Latih imajinasi Anda dengan berbagai teknik kreatif. Anda harus melatih imajinasi Anda dengan berbagai teknik kreatif, seperti brainstorming, mind mapping, SCAMPER, atau TRIZ. Anda juga harus berani untuk berpikir di luar kotak, melampaui batas, atau memecahkan aturan yang ada.
  • Terjemahkan imajinasi Anda menjadi bentuk yang nyata. Anda harus menerjemahkan imajinasi Anda menjadi bentuk yang nyata, seperti gambar, sketsa, prototipe, atau model. Anda juga harus menguji, mengevaluasi, atau mendapatkan umpan balik atas hasil imajinasi Anda, dan melakukan perbaikan atau penyempurnaan jika perlu.
  • Gunakan imajinasi Anda untuk menciptakan nilai bagi orang lain. Anda harus menggunakan imajinasi Anda untuk menciptakan nilai bagi orang lain, yaitu sesuatu yang dapat memenuhi kebutuhan, mengatasi masalah, atau memberikan manfaat bagi orang lain. Anda juga harus menyampaikan, mempromosikan, atau menjual hasil imajinasi Anda dengan cara yang menarik, meyakinkan, atau menggugah.

Contoh: Anda ingin memiliki penghasilan 100 juta rupiah per bulan dari bisnis online Anda dalam waktu satu tahun. Anda menstimulasi imajinasi Anda dengan berbagai sumber inspirasi, seperti alam, seni, musik, film, buku, atau orang-orang yang kreatif di bidang desain grafis. Anda melatih imajinasi Anda dengan berbagai teknik kreatif, seperti brainstorming, mind mapping, SCAMPER, atau TRIZ, untuk menghasilkan ide-ide desain grafis yang orisinal, unik, dan menarik. Anda menerjemahkan imajinasi Anda menjadi bentuk yang nyata, seperti gambar, sketsa, prototipe, atau model, dan menguji, mengevaluasi, atau mendapatkan umpan balik atas hasil imajinasi Anda, dan melakukan perbaikan atau penyempurnaan jika perlu. Anda menggunakan imajinasi Anda untuk menciptakan nilai bagi orang lain, yaitu desain grafis yang dapat memenuhi kebutuhan, mengatasi masalah, atau memberikan manfaat bagi klien atau pelanggan Anda. Anda juga menyampaikan, mempromosikan, atau menjual desain grafis Anda dengan cara yang menarik, meyakinkan, atau menggugah.

6. Organized Planning: Perencanaan yang Terstruktur dan Terorganisir

Prinsip keenam adalah organized planning, yaitu perencanaan yang terstruktur dan terorganisir yang dapat Anda gunakan untuk menjalankan, mengawasi, atau mengevaluasi tindakan-tindakan yang Anda lakukan untuk mencapai tujuan Anda. Tanpa organized planning, Anda tidak akan memiliki arah, prioritas, atau kontrol yang dapat memastikan efektivitas, efisiensi, atau kualitas dari tindakan-tindakan Anda. Untuk memiliki organized planning yang kuat, Anda perlu melakukan hal-hal berikut:

  • Buat rencana yang jelas, logis, dan realistis. Anda harus membuat rencana yang jelas, logis, dan realistis, yang mencakup tujuan, strategi, taktik, sumber daya, anggaran, jadwal, dan indikator kinerja yang Anda butuhkan untuk mencapai tujuan Anda.
  • Buat rencana yang fleksibel, dinamis, dan adaptif. Anda harus membuat rencana yang fleksibel, dinamis, dan adaptif, yang dapat menyesuaikan diri dengan perubahan, tantangan, atau peluang yang muncul di sepanjang perjalanan Anda menuju tujuan Anda.
  • Buat rencana yang terinci, terbagi, dan terurut. Anda harus membuat rencana yang terinci, terbagi, dan terurut, yang memecah tujuan Anda menjadi sub-tujuan, tindakan menjadi langkah-langkah, dan waktu menjadi batas-batas yang lebih kecil dan lebih mudah dikelola.
  • Buat rencana yang terpadu, terkoordinasi, dan tersinkronisasi. Anda harus membuat rencana yang terpadu, terkoordinasi, dan tersinkronisasi, yang menggabungkan, mengatur, dan menyelaraskan semua elemen, aspek, atau faktor yang terlibat dalam pencapaian tujuan Anda.

Contoh:

Anda ingin memiliki penghasilan 100 juta rupiah per bulan dari bisnis online Anda dalam waktu satu tahun. Anda membuat rencana yang jelas, logis, dan realistis, yang mencakup tujuan, strategi, taktik, sumber daya, anggaran, jadwal, dan indikator kinerja yang Anda butuhkan untuk mencapai tujuan Anda. Misalnya, Anda menetapkan tujuan Anda adalah menjual 1000 produk desain grafis dengan harga 100 ribu rupiah per produk dalam satu tahun. Anda menentukan strategi Anda adalah membuat website, mengunggah produk, dan berpromosi. Anda menentukan taktik Anda adalah menggunakan platform WordPress, media sosial, dan Google Ads. Anda menentukan sumber daya Anda adalah laptop, internet, dan software desain grafis. Anda menentukan anggaran Anda adalah 10 juta rupiah untuk biaya pembuatan website, 5 juta rupiah untuk biaya iklan, dan 5 juta rupiah untuk biaya operasional. Anda menentukan jadwal Anda adalah membuat website dalam satu bulan, mengunggah produk dalam dua bulan, dan berpromosi dalam sembilan bulan. Anda menentukan indikator kinerja Anda adalah jumlah pengunjung, jumlah pembeli, dan jumlah pendapatan.

Anda membuat rencana yang fleksibel, dinamis, dan adaptif, yang dapat menyesuaikan diri dengan perubahan, tantangan, atau peluang yang muncul di sepanjang perjalanan Anda menuju tujuan Anda. Misalnya, Anda siap untuk mengubah produk, harga, atau target pasar Anda jika ada permintaan atau persaingan yang berubah. Anda siap untuk menghadapi masalah, seperti website down, produk rusak, atau iklan ditolak. Anda siap untuk memanfaatkan peluang, seperti kolaborasi, endorsement, atau diskon.

Anda membuat rencana yang terinci, terbagi, dan terurut, yang memecah tujuan Anda menjadi sub-tujuan, tindakan menjadi langkah-langkah, dan waktu menjadi batas-batas yang lebih kecil dan lebih mudah dikelola. Misalnya, Anda memecah tujuan Anda menjadi sub-tujuan bulanan, yaitu menjual 100 produk desain grafis dengan harga 100 ribu rupiah per produk dalam satu bulan. Anda memecah tindakan Anda menjadi langkah-langkah harian, yaitu membuat satu produk desain grafis, mengunggah satu produk desain grafis, dan berpromosi di satu media sosial dalam satu hari. Anda memecah waktu Anda menjadi batas-batas jam, yaitu menghabiskan dua jam untuk membuat produk desain grafis, satu jam untuk mengunggah produk desain grafis, dan satu jam untuk berpromosi di media sosial dalam satu hari.

Anda membuat rencana yang terpadu, terkoordinasi, dan tersinkronisasi, yang menggabungkan, mengatur, dan menyelaraskan semua elemen, aspek, atau faktor yang terlibat dalam pencapaian tujuan Anda. Misalnya, Anda menggabungkan produk, harga, dan target pasar Anda menjadi satu konsep yang konsisten, unik, dan menarik. Anda mengatur website, produk, dan iklan Anda menjadi satu sistem yang mudah, cepat, dan nyaman. Anda menyelaraskan tujuan, strategi, dan taktik Anda menjadi satu visi yang jelas, logis, dan realistis.

7. Decision: Keputusan yang Tegas dan Cepat

Prinsip ketujuh adalah decision, yaitu keputusan yang tegas dan cepat yang dapat Anda ambil untuk menentukan, menjalankan, atau mengubah tindakan-tindakan yang Anda lakukan untuk mencapai tujuan Anda. Tanpa decision, Anda tidak akan memiliki arah, tindakan, atau hasil yang dapat memastikan pencapaian tujuan Anda. Untuk memiliki decision yang kuat, Anda perlu melakukan hal-hal berikut:

  • Kumpulkan informasi yang relevan, akurat, dan lengkap. Anda harus mengumpulkan informasi yang relevan, akurat, dan lengkap yang dapat membantu Anda untuk memahami situasi, mengidentifikasi masalah, atau menemukan solusi yang ada di depan Anda.
  • Analisis informasi yang Anda kumpulkan dengan logis, kritis, dan kreatif. Anda harus menganalisis informasi yang Anda kumpulkan dengan logis, kritis, dan kreatif, untuk menentukan fakta, asumsi, atau opini yang ada di balik informasi tersebut. Anda juga harus mengevaluasi kelebihan, kekurangan, atau dampak dari setiap pilihan atau alternatif yang tersedia bagi Anda.
  • Pilih pilihan atau alternatif yang terbaik bagi Anda. Anda harus memilih pilihan atau alternatif yang terbaik bagi Anda, yaitu yang paling sesuai dengan tujuan, nilai, atau kriteria Anda. Anda juga harus mempertimbangkan konsekuensi, risiko, atau peluang yang dapat timbul dari pilihan atau alternatif yang Anda pilih.
  • Lakukan tindakan yang sesuai dengan pilihan atau alternatif yang Anda pilih. Anda harus melakukan tindakan yang sesuai dengan pilihan atau alternatif yang Anda pilih, dengan cepat, tegas, dan bertanggung jawab. Anda juga harus mengawasi, mengontrol, atau mengoreksi tindakan Anda jika perlu.

Contoh: Anda ingin memiliki penghasilan 100 juta rupiah per bulan dari bisnis online Anda dalam waktu satu tahun. Anda mengumpulkan informasi yang relevan, akurat, dan lengkap, seperti data pasar, kompetitor, atau pelanggan yang berhubungan dengan bisnis online Anda. Anda menganalisis informasi yang Anda kumpulkan dengan logis, kritis, dan kreatif, untuk menentukan fakta, asumsi, atau opini yang ada di balik informasi tersebut. Anda juga mengevaluasi kelebihan, kekurangan, atau dampak dari setiap pilihan atau alternatif yang tersedia bagi Anda, seperti produk, harga, atau target pasar yang berbeda. Anda memilih pilihan atau alternatif yang terbaik bagi Anda, yaitu yang paling sesuai dengan tujuan, nilai, atau kriteria Anda. Anda juga mempertimbangkan konsekuensi, risiko, atau peluang yang dapat timbul dari pilihan atau alternatif yang Anda pilih, seperti keuntungan, kerugian, atau persaingan. Anda melakukan tindakan yang sesuai dengan pilihan atau alternatif yang Anda pilih, dengan cepat, tegas, dan bertanggung jawab. Anda juga mengawasi, mengontrol, atau mengoreksi tindakan Anda jika perlu, seperti mengubah produk, harga, atau target pasar jika ada perubahan, masalah, atau peluang.

Iklan

Melalui buku ini, Anda akan belajar bagaimana Membangun kekayaan Melalui Investasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *